{"id":1403,"date":"2017-03-23T09:39:52","date_gmt":"2017-03-23T02:39:52","guid":{"rendered":"http:\/\/apmi-online.org\/?p=1403"},"modified":"2017-03-23T09:51:07","modified_gmt":"2017-03-23T02:51:07","slug":"apmi-berharap-gross-split-mampu-potong-birokrasi-di-hulu-migas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/apmi-online.org\/apmi-berharap-gross-split-mampu-potong-birokrasi-di-hulu-migas\/","title":{"rendered":"APMI Berharap Gross Split Mampu Potong Birokrasi di Hulu Migas"},"content":{"rendered":"<div class=\"fusion-fullwidth fullwidth-box fusion-builder-row-1 nonhundred-percent-fullwidth non-hundred-percent-height-scrolling\" style=\"--awb-border-radius-top-left:0px;--awb-border-radius-top-right:0px;--awb-border-radius-bottom-right:0px;--awb-border-radius-bottom-left:0px;--awb-flex-wrap:wrap;\" ><div class=\"fusion-builder-row fusion-row\"><div class=\"fusion-layout-column fusion_builder_column fusion-builder-column-0 fusion_builder_column_1_1 1_1 fusion-one-full fusion-column-first fusion-column-last\" style=\"--awb-bg-size:cover;\"><div class=\"fusion-column-wrapper fusion-flex-column-wrapper-legacy\"><div class=\"fusion-text fusion-text-1\"><p>Jakarta, OG Indonesia &#8212; Para pelaku usaha pengeboran dan jasa penunjang hulu migas berharap skema baru PSC gross split dapat memberikan dampak positif bagi kegiatan usaha mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sebagai pelaksana jasa penunjang itu <em>nurut-nurut<\/em> saja. Karena dengan PSC gaya lama, ditawarkan 18 wilayah enggak ada yang mau. <em>Nah<\/em> daripada enggak ada yang mau, katanya dengan gross split itu lebih menarik karena sesuatu yang baru,&#8221; tutur Wargono Soenarko, Ketua Umum Asosiasi Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia (APMI) kepada <em>OG Indonesia<\/em> di kantornya, Rabu (22\/03).<\/p>\n<p>Ia berharap dengan skema gross split akan memotong dan membuang jalur birokrasi yang panjang dalam kegiatan pengembangan hulu migas saat ini. &#8220;Itu biasanya habis (waktu) pada saat POD yang seharusnya paling lama satu bulan sudah selesai,&#8221; terang Wargono yang juga Direktur Operasi PT Indrillco Bakti, sebuah perusahaan jasa pengeboran.<\/p>\n<p>Namun kegiatan <em>Plan of Development (POD)<\/em> yang menjadi acuan perhitungan ekonomi dari pengembangan suatu lapangan migas tersebut, menurut Wargono, jadi molor karena kerap diperlambat dari oknum-oknum birokrasi sehingga waktunya jadi panjang hingga bertahun-tahun.<\/p>\n<p>&#8220;Contohnya lapangan kecil saja bisa jadi 3,5 tahun, itu baru POD-nya. Setelah disetujui ada AFE (<em>Authorization for Expenditures<\/em>), itu bukan 1-2 minggu, bisa bulanan. Setelah AFE disetujui, minta izin lagi untuk tender, dan lain-lain&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Wargono mengungkapkan dalam pengembangan suatu lapangan migas di Indonesia, terhitung sejak saat mengambil suatu konsesi sampai akhirnya bisa berproduksi memerlukan waktu sampai 15 tahun. &#8220;Di dunia 3-4 tahun sudah jalan. Kalau misal di Indonesia dengan pulau yang tersebar di mana-mana ya seharusnya mungkin enam tahun <em>lah<\/em>,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Dengan skema baru gross split, APMI berharap Pemerintah konsisten menjalankannya dengan baik agar menjadi contoh sehingga menjadi menarik buat investor. &#8220;Ini baru akan terlihat dalam lima tahun ke atas,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Dijelaskan olehnya, pada tahun kelima pada saat perusahaan KKKS melakukan kegiatan tender-tender, imbasnya baru akan terasa ke industri penunjang hulu migas. &#8220;Begitu dia (KKKS) tender itu tahun kelima, dari situ baru kita bisa lihat apa yang akan mereka lakukan kepada perusahaan jasa penunjang Indonesia,&#8221; tutup Wargono. RH<\/p>\n<p><em>sumber: OG Indonesia<\/em><\/p>\n<\/div><div class=\"fusion-clearfix\"><\/div><\/div><\/div><\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":1404,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1403","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/posts\/1403","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/comments?post=1403"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/posts\/1403\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/media\/1404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/media?parent=1403"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/categories?post=1403"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/apmi-online.org\/rest\/wp\/v2\/tags?post=1403"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}